Dituduh Curi Data, Kaspersky: Kami Tidak akan Minta Maaf

 Jakarta - Kaspersky untuk kesekian kalinya menegaskan bahwa perusahaannya tidak memiliki hubungan apapun dengan pemerintah manapun, termasuk Rusia.

Pernyataaan ini kembali dikemukakan perusahaan yang berpusat di Moskow, Rusia tersebut, terkait laporan yang menyebutkan adanya hacker yang memanfaatkan software keamanannya untuk mencuri data National Security Agency (NSA).

Laporan The Wall Street Journal menyebutkan, hacker yang diduga asal Rusia berhasil mencuri data rahasia NSA pada 2015.

Agen NSA diduga telah memindahkan data sensitif ke komputer pribadinya. Agen tersebut menggunakan antivirus Kaspersky yang memungkinkan peretas mengidentifikasi dan menargetkan data miliknya.

"Kaspersky Lab belum menerima ataupun ditunjukkan bukti apapun yang memperlihatkan keterlibatan perusahaan dalam dugaan insiden yang dilaporkan oleh The Wall Street Journal pada 5 Oktober 2017," kata Kaspersky melalui keterangan resminya, Minggu (8/10/2017).

"Dan sangat disayangkan liputan berita tentang klaim yang belum terbukti terus menerus dituduhkan terhadap perusahaan," keluh Kaspersky.

Disebutkan Kaspersky, satu-satunya kesimpulan yang ada yakni, Kaspersky Lab saat ini terjebak di tengah-tengah pertarungan geopolitik.
"Kami tidak akan meminta maaf karena bersikap agresif dalam pertempuran melawan malware dan penjahat dunia maya," tegasnya.

Ditambahkan Kaspersky, mereka secara aktif mendeteksi dan mengurangi infeksi malware, terlepas dari sumbernya, dan mereka telah melakukannya dengan bangga selama 20 tahun. Apa yang dilakukan Kaspersky tersebut telah menempatkannya pada peringkat teratas secara terus menerus dalam tes deteksi malware independen.

"Penting juga untuk dicatat bahwa produk Kaspersky Lab mematuhi standar ketat dari industri keamanan cyber dan memiliki tingkat akses serta hak akses yang serupa terhadap sistem yang kami lindungi seperti vendor keamanan populer lainnya di AS dan di seluruh dunia," tutupnya. (rns/asj)

 

 

 

Telkomsel dan BlackBerry Rilis Solusi Keamanan Gadget

Telkomsel dan BlackBerry bekerja sama untuk menghadirkan sebuah solusi keamanan gadget, yang diberi nama Enterprise Mobility Suites (EMS).

Solusi ini dibuat untuk pelanggan korporat yang membutuhkan pengamanan untuk berbagai gadget pegawainya. Tujuannya agar segala data perusahaan yang ada di dalam perangkat bisa diakses dengan aman dari mana pun dan kapan pun.

“Dengan semakin banyaknya kejadian cyber attack yang terjadi, ditambah fenomena BYOD/L yang terus meningkat, maka kami melihat kebutuhan korporasi akan keamanan digital di era mobilitas ini menjadi tidak terelakkan lagi," terang Vice President Enterprise Mobile Product Marketing Telkomsel, Arief Pradetya melalui keterangan resminya pada KompasTekno, Kamis (28/9/2017).

"Untuk itu kami bermitra dengan BlackBerry yang merupakan Leader di Gartner Magic Quadrant untuk Mobility Management Suites edisi Juni 2017 untuk menghadirkan solusi ini," imbuhnya.

Menurut Arief, EMS membuat perusahaan dapat dengan nyaman mengatur berbagai perangkat yang terhubung (connected devices and things) dan digunakan bekerja oleh pegawainya. Contohnya, dalam hal pengaturan end point, berbagi file antar-perangkat, hingga aplikasi yang bisa dijalankan.

Hal menariknya, EMS bisa digunakan untuk mengendalikan dan mengamankan berbagai platform, mulai dari iOS, Android, Windows 10, MacOS, hingga Samsung Knox.

Telkomsel dan Blackberry menyediakan lima tipe EMS sesuai kebutuhan korporasi, yaitu: Management Edition, Enterprise Edition, Collaboration Edition, Application Edition dan Content Edition.

Masing-masing tipe EMS tersebut bakal dibekali dengan fitur sebagai berikut ini:

- Mengelola Aplikasi Microsoft Office 365 Mobile: IT dapat mengelola dan menerapkan kebijakan perlindungan keamanan ke aplikasi mobile Microsoft Office 365 seperti Word, Excel, dan PowerPoint dari BlackBerry UEM.

 

- Akses data bisnis perusahaan di ‘Unmanaged Laptops’: Pengguna dari Blackberry Access dapat menjaga keamanan data perusahaan pada perangkat pribadinya atau BYOL (Bring – Your- Own – Laptop) bahkan pada Windows 10 dan MacOS.

 

- Sinkronisasi dan Berbagi File Korporasi yang Aman dan Terbaharukan: Solusi sinkronisasi dan berbagi file korporasi, Blackberry Workspace, yang memungkinkan menambahkan komentar, @mentions, peringatan, dan dilengkapi fitur Digital Rights Management (DRM).

 

- DocuSign juga telah terintegrasi, menambahkan alur kerja utama untuk dokumen yang mengikat secara hukum seperti aplikasi pinjaman dan transaksi keuangan.

 

- Analisis Aplikasi: Dengan fitur Blackberry Analytics, IT perusahaan dapat mengetahui tren dan kebiasaan dari penggunaan perangkat karyawan, seperti lama penggunaan, jenis perangkat yang digunakan, aplikasi yang digunakan, sehingga dapat membantu meningkatkan produktivitas bisnis perusahaan.

 

Fitur-fitur itu diharapkan bakal membantu perusahaan meningkatkan produktivitas karyawan sambil tetap menjaga keamanan data. Cara pakainya pun cenderung mudah, dengan model pembayaran fleksibel sesuai kebutuhan perusahaan.

 

 

 

 

Era Digital Memberi Peluang Perusahaan Lebih Efisien dan efektif

Teknologi informasi memberi peluang besar bagi perusahaan untuk mengembangkan usahanya.

Salah satunya yang ditawarkan adalah dunia digital, yang memberi nilai lebih bagi pemasaran produk, komunikasi, manajemen, hingga pengelolaan usaha secara integratif.

Upaya mengenalkan tranformasi bisnis digital ini ditawarkan oleh Telkomsel melalui pameran myBusiness yang bertema “Mobility Solution for Your Digital Transformation”.

Pameran ini menampilkan beragam solusi digital terintegrasi untuk kebutuhan bisnis. Sejumlah daerah disiapkan untuk kegiatan ini.

“Ada 4 titik pameran, yakni Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta (5/10/ 2017), Adi Mulia Medan (12/10/ 2017), Clarion Makassar (18/10/ 2017), dan Hotel Sheraton Surabaya (25/10/ 2017),” kata Vice President Enterprise Mobile Product Marketing Telkomsel, Arief Pradetya, Jumat (6/10/2017)

Solusi enterprise mobility menjadi hal yang tidak dapat dihindari oleh perusahaan dalam melakukan transformasi digital, baik untuk mobilitas karyawan maupun keterlibatan pelanggan (customer engagement).

Ini dilakukan untuk meningkatkan akses terhadap informasi, meningkatkan efisiensi proses bisnis, meningkatkan produktivitas karyawan, menurunkan biaya operasional, meningkatkan customer experience, dan lain-lain.

“Pameran myBusiness menawarkan solusi di era digital, kami berharap membuka kesempatan baru dalam pengembangan bisnis pelanggan, termasuk dalam hal transformasi digital, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas bisnis perusahaan,” kata Arief Pradetya.

Dalam Ekshibisi MyBusiness, Telkomsel membuka beberapa booth untuk menampilkan empat area solusi berdasarkan kebutuhan pelanggan, yaitu Communication, Mobility, Cloud and Apps, serta Smart Industrial Park.

Di pameran ini juga Telkomsel menyediakan solusi Internet of Things berupa Fleet Management, Asset Management, solusi Big Data berupa Mobile Insight & Measurement, Digital Advertising dan Digital Payment untuk melengkapi portofolio solusi segmen korporasi.

About

Imagine yourself dwelling in a world of super fast website building capacity. You just see it fully grown up even before you feel that you have just started building it!

Contact For Ads

  • Indonesia Bagian Barat :
  • Jalan Merapi Blok B4 No 48
  • Bukit Permai Cibubur - Jakarta Timur
  • Mobile : 0811 979 988 / 0813 1488 8999
  • Indonesia Bagian Timur :
  • Shopping Arcade 07
  • Apartemen Soekarno Hatta, Jl. Soekarno Hatta No 2
  • Jatimulyo - Lowokwaru, Kota Malang
  • Ph. +62 31 475905, Fax. +62 31 475907

Connect with us